BLOG BERPINDAH


kepada pembaca setia blog ini.
Blog ini telah berpindah ke alamat


http://futopsecret.blogspot.com

Sabtu, 26 Februari 2011

Surat terbuka buat Yahudi dari Umat Akhir Zaman

                Surat ini ditulis oleh umat Islam akhir zaman khusus buat musuh Allah dan Rasul iaitu Yahudi. Moga-moga surat ini membuatkan Yahudi kecemasan kerana seluruh rahsianya sudah dibongkarkan.

Wahai Yahudi Musuh Allah
                Tuhan kita itu esa yakni Allah yang maha pemurah lagi maha pengampun. Kalian amat yakin dengan hakikat ini kerana kalian pernah ribuan tahun memperjuangkanNya bersama-sama  para nabi dan rasul terdahulu. Tapi kami lihat ketika ini kalian seperti sudah ada tuhan lain sebagai penggantinya. Sejak Allah utuskan nabi akhir zaman dari kalangan bangsa arab yang kau musuhi dahulu kalian telah mengambil Iblis laknatullah sebagai tuhan sebagai ganti. Bagaimana kalian sanggup melakukan yang demikian padahal Allah jua yang kalian sembah selama ribuan tahun lamanya. Allah itu sudah kamu jadikan musuh ketat hinggakan sakit telinga dan hati kalian mendengar nama Allah dibesar-besarkan. Mata kalian sakit melihat nama Allah terpampang di mana-mana samada buatan manusia mahupun Allah ciptakan di sekeliling kita.Maka kalian usahakan strategi untuk memisahkan manusia dari Allah baik yang kafir mahupun yang Islam. Seribu tahun lamanya kalian berusaha untuk itu hingga akhirnya Allah dilupakan manusia. Allah dianggap tidak wujud oleh manusia dengan harapan Allah akan sakit hati sebagaimana kamu sakit hati. tapi kalian lupa tuhan kita itu maha penyabar. Selama seribu tahun Dia beri kalian peluang melaksanakan segala perancangan kalian hingga kalian yakin Tuhan kita sudah lemah dan tak mampu berbuat apa-apa. Kalian sudah lupa Tuhan maha berkuasa dan jika Dia bertindak maka tiada satu makhluk pun dapat menghalang. Sesungguhnya kalian memang sudah terlalu melampaui batas. Tunggulah kerana Allah sudah dua kali berjanji akan menghapuskan kalian dari muka bumiNya ini yakni sekali dalam Taurat dan sekali dalam Al-Quran. Sudah bersediakah kalian?

Wahai ahli kitab
                Dahulu dalam kitab kalian Tuhan yang kalian kenali sebagai El, Eloh dan Elohim telah berjanji akan mengutuskan nabi akhir zaman untuk membawa manusia kepada kemakmuran sejagat. Telah disebut-sebut dalam kitab kalian sifat-sifatnya, namanya, nama ibu bapanya, tempat lahirnya dan tempat hijrahnya, isteri-isterinya, keturunannya, dan lain-lain sifat hingga kalian amat mengenalinya lebih dari kalian mengenali anak cucu kalian sendiri. Kalian amat berharap agar dapat menamatkan kemurkaan Tuhan yang menimpa kalian kerana kesalahan pertama kalian hingga kalian diusir dari tanah suci. Kalian tahu namanya Muhammad, nabi yang akan menamatkan kemurkaan Allah pada kalian dan amat berharap melaluinya kalian akan dapat kembali ke tanah suci. Bila kalian dapat tahu nabi akhir zaman itu diutus dari kalangan bangsa musuhmu yakni Arab maka kalian telah membuat keputusan untuk mendustakannya dan berkomplot sekali lagi dengan iblis sebagaimana kalian pernah lakukan pada zaman Nabi Sulaiman as.  Kalian nekad untuk membinasakan Nabi Muhammad saw dan para pengikutnya yakni kami. Kalian rancang untuk membinasakan agama kami dan kalau boleh mahu membinasakan seluruh tinggalan-tinggalannya tanpa meninggalkan satu zarah pun. Semasa hayat baginda kalian berkali-kali cuba membunuh baginda namun semuanya gagal kecuali kalian dapat menyihir baginda dan kalian masih tidak puas lalu meracuni baginda hingga menderita akibat racun yang kalian berikan. Namun dendam kalian pada baginda tak boleh dipadamkan terutamanya sejak baginda menghalau kalian dari kampung kalian di Madinah. Memang patut kalian diusir dari kota baginda kerana kalian sudah banyak kali membelot kepada baginda. Bilamana kalian mendengar nabi sudah wafat maka kalian pun berasa gembira lalu kalian berusaha habis-habisan untuk memusnahkan agama Allah ini. Bukan setakat itu bahkan segala keturunan baginda kalian buru untuk dibunuh. Begitu dendamnya kalian pada nabi penyelamat kalian. Bilamana seluruh dunia islam jatuh ke tangan kalian kalian pun menari-nari sambil menyanyi-nyanyi “Muhammad dah mati meninggalkan anak-anak perempuan yang lemah”. Namun kalian tidak sedar bahawa nabi kami itu tidak mati bahkan sedang hidup di alam roh untuk memantau kejahatan kalian dan bila tiba masanya nanti baginda akan menghapuskan kalian melalui Muhammad al-mahdi dan Putera bani tamim serta nabi Isa as.

Wahai para penentang kebenaran
                Kegembiraan kalian semasa kewafatan nabi kami itu bukan kegembiraan sebenar kerana kalian mendapat khabar bahawa sesudah ini akan lahir Muhammad kedua yakni Imam Mahdi. Maka kalian pun bergegas membunuh siapa sahaja yang berketurunan baginda rasul dan azam kalian supaya keturunan nabi Muhammad saw akan dihapuskan dari muka bumi ini dan Muhammad kedua tidak akan lahir.ada yang kalian racun dan ada yang kalian pancung dan seribu satu lagi kejahatan yang kalian ciptakan bagi membunuh keturunan baginda. Kalian menghasut umat Islam membenci keturunan baginda lantas kalian mencipta pelbagai mazhab-mazhab sesat seperti syiah dan wahabi bahkan kalian padam perihal kedatangan Imam Mahdi pada ingatan umat islam melalui mazhab-mazhab sesat tersebut. Kalian sangka Muhammad kedua itu akan lahir di bumi hijaz tak pun di bumi palestin lalu kalian takluk keduanya. Namun manalah kalian menduga keturunan baginda rasul akan melarikan ke bumi sebelah timur yakni nusantara untuk membina kehidupan baru dan menjadikan nusantara ini kampung kedua mereka sesudah negeri hijaz yang kalian takluki. Dan kalian tak sangka orang yang kalian cari itu lahir di bumi timur ini. Dan lebih terkejut lagi apabila Muhammad kedua itu ada kembarnya yakni Putera Bani Tamim. Ketika kalian dapat menghidu perjuangan mereka kalian cuba membunuh mereka namun kalian kecewa kerana mereka dapat menyelamatkan diri dengan cara ajaib sekali. Sekarang keduanya sudah kembali dan sedang melakukan proses penghancuran bangsa kalian. Mereka akan dibantu Nabi Isa as yang kalian sangka mati disalib suatu ketika dahulu.

Wahai para peruntuh rumah Allah
                Bencimu pada rumah Allah di Mekah itu yakni kaabah yang mulia hingga kalian beberapa kali berusaha merobohkannya dan setiap kali usaha kalian itu gagal. Dahulu semasa nabi kami masih hidup baginda telah berpaling kiblat dari Baitul Maqdis ke Kaabah dan kalian sangat sakit hati dengan peristiwa tersebut walaupun kalian tahu bahawa memang bila tiba masanya Tuhan akan kembali menukar kiblat menurut kehendakNya. Kalian amat tahu akan hal ini namun kerana kalian benci pada nabi kami maka kalian enggan menurut perintah Tuhan itu. Bahkan sebenarnya kalian kecewa bahawa rumah Tuhan paling suci itu tidak diamanahkan pada kalian dan kamilah yang diberi amanah menjaganya. Bagaimana kalian mahu menjaganya sedangkan rumah suci baitul maqdis pun kalian tak mampu jaga. Bilamana kalian menjejak kaki ke bumi Mekah yang mulia maka kalian masuk dengan penuh kesombongan. Kalian bangga akhirnya bumi ini jatuh ke tangan kalian lantas kalian mencorak rumah Allah itu mengikut kehendak kalian. Kemuncaknya kalian berjaya mencungkil keluar batu-batu kaabah itu dan membuangnya ke laut namun kalian masih belum puas kerana kalian tak mampu mengusik tiang-tiang kaabah itu. Untuk mengelak kemarahan kami lantas kalian bina kaabah baru yang dicorak sepenuhnya ikut kehendak kamu. Tahukah kamu bahawa kaabah itu telah mengadu perbuatanmu pada kami. Kini kalian rancang untuk meratakan kaabah itu sebagaimana kalian meratakan peninggalan nabi kami dan para sahabatnya yang mulia. Kami tahu perancangan kalian itu dan jika Tuhan izinkan perbuatan kalian bukan bermakna kalian telah menang besar bahkan sebenarnya kalian sedang meruntuhkan apa yang kalian bina dengan tangan kalian sendiri lantas kami bersama-sama Imam Mahdi dan Putera Bani Tami akan mengambil alih kaabah untuk dibersihkan dan disucikan dari tangan-tangan kalian yang kotor itu.

Wahai para pembenci nabi
                Dendam kalian pada nabi kami amat mendalam sekali. Tak pernah ada manusia sependendam kalian. Kini makam tempat tersimpannya jasad nabi dalam tangan kalian dan kalian pula telah banyak kali cuba memindahkan jasad mulia itu dari tempatnya. Bagaimana boleh wahai Yahudi sedangkan roh nabi kami sedang aktif memantau kegiatan kalian. Kerana tak berjaya dalam usaha kalian lantas kalian berusaha meratakan makam nabi kami dan kalau boleh masjid baginda pun mahu kalian binasakan. Kalian sudah corak masjid nabi kami mengikut kehendak kalian sepertimana kalian mencorak rumah Allah di Mekah. Kalian kecewakan makam nabi itu tak berjaya kalian hapuskan dan ada orang upahan kalian yang naik ke kubah nabi itu untuk meruntuhkannya namun mati disambar petir. Kalian tahu apa maknanya bukan? Jadi kalian gunakan wahabi untuk mencuci otak umat islam supaya membenci makam baginda. Ketika kalian menjejak kaki ke Madinah kalian telah mencium tanahnya gembira kerana telah pulang ke kampung moyang kalian yang mana pernah diusir nabi kami kerana pengkhianatan mereka. Bagi kalian bila kota nabi sudah di tangan kalian bermakna kalian telah menang besar pada nabi kami dan umat Islam seluruhnya. Tak wahai Yahudi bahkan Allah memberi keizinan untuk kalian menunaikan impian kalian kerana tarikh luput kalian sudah makin hampir. Bila tibanya masanya kalian akan mengulangi perbuatan nenek moyang kalian meruntuhkan apa yang kalian bina kerana ketakutan pada utusan nabi kami Imam Mahdi dan Putera Bani Tamim.

Wahai para penghalal rumah Allah
                Dulu Tuhan hanya amanahkan Baitul Maqdis untuk kalian jaga maka kalian telah mengabaikan amanah itu bahkan kalian sebenarnya amat benci pada rumah suci itu kerana rumah Allah itu menghalang kalian dari melakukan penyembahan syaitan. Nama pun rumah suci sudah tentu Allah sucikan dari najis-najis kekotoran syirik yang kalian lakukan. Bila mana kalian telah menghalalkan keharaman Baitul Maqdis itu maka kalian pun diusir dari bumi suci itu dan tidak boleh kembali lagi hingga datang nabi penyelamat yang akan menamatkan murka Tuhan itu. Namun nabi itu kalian khianati dan sebagai balasan kalian diusir dari negeri-negeri kekuasaan Islam dan betapa sakitnya hati kalian bila Saidina Umar Al-Khattab mengisytiharkan bahawa bumi tumpah darah kalian itu diharamkan untuk kalian. Lantas kalian kuasai kaum kristian dan lancarkan perang salib yang kalian anggap suci dan dapatlah juga kalian menguasai Baitul Maqdis selama 80 tahun lebih. Namun kalian tak sangka kalian sendiri tak mampu meruntuhkannya buat kali kedua sebagaimana kalian berjaya meruntuhkan Baitul Maqdis itu semasa hayat baginda rasul saw. Bahkan kalian dimalukan dan diusir dari tanah suci itu. Bila kalian menjejak kaki sekali lagi ke bumi suci ini kalian berazam untuk meruntuhkan Baitul Maqdis yang kalian gagal runtuhkan sebelumnya. Kalian bukannya mahupun membina haikal suci yang kalian canang-canangkan bahkan sudah 60 tahun kalian mengorek dasar Baitul Maqdis itu dengan harapan ia runtuh namun tak juga runtuh-runtuh. Kalian pun tahu kenapa bukan. Dah dibom, dibakar, digerudi namun binaannya masih juga utuh. Kalian lupa bahawa nabi yang berkhidmat untuk Baitul Maqdis ini yakni nabi daud as dan nabi isa as sudahpun menyumpah kalian dan nabi isa as pasti kembali untuk menamatkan riwayat kalian dari muka bumi bersama-sama Imam Mahdi dan Putera Bani Tamim.

Wahai kaum yang dilaknat
                Kalian sudah seribu tahun memisahkan kami dari Tuhan kami dan dari nabi kami. Berapa banyak generasi kami yang sedang tersiksa di alam sana kerana perbuatan kalian. Kalian bukan sahaja mencelakakan kami yang hidup di dunia bahkan kalian telah mencelakakan mereka yang ada di alam seberang yakni alam tempat kita bakal pergi kesana. Ya kalian putuskan hubungan alam musyahadah dan alam roh. Kalian tahu selepas sebahagian dari kami lalai dari mengingati Tuhan maka bila kembali ke alam sana mereka disiksa namun harapan mereka masih diletakkan pada orang yang masih hidup yakni pahala amalan orang yang masih hidup disedekahkan pada orang yang mati. Itulah satu kunci kenapa Islam dikatakan agama yang selamat lagi menyelamatkan. Yang hidup selamat dapat pula menyelamatkan yang mati. Namun kalian tukar agama kami atas nama Allah dan Rasul. Tahu tak betapa kejamnya kalian. Kalian ubah segalanya tentang agama kami dari akidah hingga kepada kehidupan kami hingga kami menjadi Yahudi tanpa kami sedari. Kalian bangga dengan hal itu dan kalian canang-canangkan kalianlah bangsa terpilih. Sesudah menguasai jiwa-jiwa kami dengan memisahkan kami dari Tuhan Kami dan Rasul kami lantas Tuhan izinkan kalian menguasai dunia ini termasuk tanah-tanah suci kami  lalu jadilah tanah-tanah suci kami sebagai kota-kota Yahudi. Kalian sebenarnya mahu memisah-misahkan ketiga-tiga tanah suci bahkan kalau boleh biar umat Islam anggap tidak wujud tanah suci supaya kalian dapat memusnahkan kesemuanya. Kalian tahu kan Yahudi bahawa kota Jerusalem mengikut panggilan kamu dan Al-Quds menurut panggilan kami adalah tanah haram seperti juga Mekah dan Madinah tapi kalian ubah kononnya Al-Quds itu tanah suci bukan tanah haram. Maka kalian ciptakan istilah haramain supaya orang menyangka Mekah dan Madinah sahaja tanah haram. Bahkan kalian ubah sempadan tanah haram wahai Yahudi baik di Mekah, Madinah mahupun Al-Quds.

Wahai kaum tercela
                Bumi ini sudah kalian kuasai supaya kalian dapat serahkan pada Dajjal si pendusta itu. Kalian tahu dajjal itu adalah raja kejahatan kenapa kalian mahu bersekutu dengannya. Kamu tinggalkan sang penyelamat lalu mengikut dajjal sang pendusta itu. Kalian tahu bahawa bila Imam Mahdi sudah muncul segala usaha yang kalian lakukan untuk kuasai dunia tak mungkin berhasil. Kalian tahu kalian lemah menghadapi Imam Mahdi lalu kalian amat berharap agar dengan bantuan Dajjal kalian mendapatkan apa yang hilang dari kalian. Kalian cuba menguasai semula manusia melalui Dajjal. Wahai kaum yang mendapat laknat sebesar-besarnya dari Allah dan Rasul kalian tahu kan yang sehebat-hebat Dajjal tak akan mampu untuk mengalahkan Imam Mahdi. Hanya Allah berkehendak sang Dajjal si pendusta itu di bunuh oleh Nabi Isa Putera Maryam as sebagai kisas kepada percubaan membunuh baginda as. Kalian pun tahu ketiga-tiga tanah haram tak mungkin dimasuki dajjal kerana ia telah diharamkan Tuhan sejak azali lagi. Mengenai Mekah dan Madinah memang sang Dajjal mengaku tak akan boleh masuk ke dalamnya tapi celaka dajjal kerana tak mau mengaku keharaman Al-Quds itu bahkan dia memang memahami perjanjian Tuhan yang tercatat pada batu di pulau di tempat tinggalnya. Dajjal sebenarnya mahu Baitul Maqdis roboh sekali lagi namun Tuhan tak izinkan kerana Baitul Maqdis adalah tempat kami, Putera Bani Tamim dan Imam Mahdi berkumpul untuk menyambut kedatangan Nabi Isa as kembali ke dunia. Kalian tahu kan bila terbukanya pintu di sebelah timur Baitul Maqdis yang kini masih ditutup, maka kehancuran kalian bersama-sama Dajjal tak boleh dielakkan lagi.

Wahai musuh Allah dan Rasul
                Cukuplah, hentikanlah segala pendustaan kalian. Rahsia kalian sudahpun terbongkar. Lebih baik kalian bertaubat moga-moga Tuhan mengampuni kalian. Apa kalian ingat pokok gharqad yang kalian tanam dapat menyelamatkan kalian. Kamu lupa nabi kami tak pernah sebut pun pokok ini pasti wujud ketika kami bertindak menghapuskan kalian bahkan kalian sahaja yang salah faham bahawa maksud nabi kami itu jika pokok gharqad masih ada maka pokok itu akan menyelamatkan kalian. Kerana Allah telah berjanji memusnahkan kalian apa kalian fikir Tuhan tak akan musnahkan pokok-pokok yang kalian tanam sebelum tibanya hari perhitungan. Pasti Tuhan kita akan melakukannya kerana Dia berjanji akan memusnahkan kalian selama-lamanya dan bumi ini dapat berehat di hari tuanya dari kejahatan kalian dan bumi ini akan mati dengan aman dan tenang. Selamat tinggal wahai Yahudi, telah tiba masa kami untuk kembali ke jalan yang benar. Kami amat berterima kasih pada nabi kami kerana baginda kami mendapat nikmat ini dan kalian akan kami hapuskan buat selama-lamanya dan di akhirat kelak kalian akan dihantar ke neraka.

Itulah sedikit sebanyak apa yang ingin umat Nabi Muhammad saw ingin sampaikan kepada Yahudi dan  surat ini kami tutup dengan puji-puji kepada Allah dan selawat serta salam pada Nabi kami yang mulia.

1 ulasan:

elfizonanwar berkata...

Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa". Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya". (QS. Al Kahfi:110)