BLOG BERPINDAH


kepada pembaca setia blog ini.
Blog ini telah berpindah ke alamat


http://futopsecret.blogspot.com

Rabu, 28 November 2012

Bersajak adalah sunnah orang Tuhan

Bismillahi ar rahman ar rahim
solatullah salamullah ala Yasin Habibillah

 

Bersajak adalah seni menyampaikan rasa hati. Kadang kadang sajak mengandungi ilmu pengetahuan. Bersajak adalah sunnah rasululah saw, para sahabat, para salafus soleh dan para aulia sekalian. Rasulullah saw dilahirkan ditengah-tengah kaum yang hebat bersajak. Allah bekalkan Al-Quran yang sehebat-hebat sajak sepanjang zaman. Walaupun Al-Quran bukan diturunkan sebagi sajak tapi sebi bahasanya menandingi segala sajak sepanjang zaman. Rasulullah dituduh sebagai penyair dan penyihir. Ini menunjukkan seni penyampaian Al-Quran Rasulullah saw yang hebat. Para sahabat turut bersenandung sajak sebagai luahan hati mereka. Siti Aisyah pernah bersajak kerana bersedih saat bapanya Sayyidina Abu Bakar sedang nazak.

Para salafussoleh bersajak juga. Begitu juga para aulia Allah. Maulid dan qasdiah memuji Nabi saw adalah sajak. Para salafussoleh dan para wali Allah kadang-kadang menyelitkan sajak dalam kitab-kitab mereka. Mereka bersenandung sajak-sajak pujian kepada Allah, Rasulullah dan ahlulbait. Kadang-kadang mereka bersajak untuk meluahkan rasa hati. Rabiatul Adawiyah bersenandung sajak dituju kepada Allah tentang amalnya. Qasidah burdah oleh Imam Busiri rh adalah sajak yang dicipta dengan bantuan Rasulullah saw.

Sajak-sajak orang-orang soleh itu kekal hingga hari ini. Dari sajak-sajak ini muncul nasyid-nasyid. Nasyid ialah sajak yang dilagukan mengikut irama semasa. Maulid-maulid dibacakan saban tahun yang merupakan sajak. Di akhir zaman, Abuya adalah orang yang mempopularkan semula sunnah bersajak ini. Yahudi menipu umat Islam kononnya sajak adalah milik Yahudi. Penyajak barat seperti Shakespeare di agungkan. Bila Abuya bersajak, ulama moden menuduh sesat, bidaah padahal itulah sunnah orang-orang yang terdahulu.

Mengikut sunnah Abuya adalah mengikut sunnah Rasulullah saw. Sunnah Rasulullah saw adalah bersajak. Bonda ummu Jah adalah orang yang paling faham Abuya juga bersajak. Bersajak menggambarkan rasa hati. Hati yang bergelora dengan rasa cinta dan takut Allah, cinta dan rindu rasul tidak ada ubatnya kecuali dengan bersajak. Marilah kita hidupkan dan kembalikan sunnah bersajak yang dirampas oleh Yahudi. Yahudi menjadikan sajak yang dimasukkan sihir dajjal melalui lagu-lagu untuk membuatkan manusia lupa pada Allah dan Rasul. Untuk menentang mereka kita perlu hidupkan sunnah bersajak yang diubah menjadi nasyid-nasyid yang mengingatkan kita kepada Allah dan Rasul.

Tiada ulasan: